Kawah Putih, Kawah Unik Nan Romantis Update 2018

Kawah Putih, Kawah Unik Nan Romantis Update 2018

Kawah Putih Bandung adalah sebuah kawah yang dihasilkan dari letusan Gunung Patuha. Nama Kawah Putih merujuk pada tanah yang notabene berwarna putih. Warna putih tanah tersebut disebabkan oleh beberapa unsur yang bercampur dengan belerang. Yang unik dari kawah ini adalah air yang dimilikinya, dimana air di dalam kawah tidaklah berwarna bening melainkan berwarna putih kehijauan. Salah satu tempat wisata di bandung itu airnya dapat berubah ubah sesuai dengan kadar belerang, suhu, dan cuaca yang terjadi pada saat itu.

Kawah Putih Bandung terletak di dataran tinggi kawasan pegunungan yang berada kurang lebih 2.400 dpml. Karena berada di dataran yang tinggi inilah membuat suhu di kawah putih Bandung sangat dingin. Rata rata suhu di kawasan tersebut adalah 8 hingga 22 derajat celcius. *Tips: Gunakan Jaket yang tebal apabila ingin berkunjung ke tempat ini, karena udara nya sangat dingin.

 

Pesona Kawah Putih Ciwidey Bandung

Kawah Putih, Kawah Unik Nan Romantis Update 2018
Karena keindahan dan keromantisan nya yang sangat mempesona, kawah ini kerap dijadikan background fotografi, film, melukis, dan juga pre wedding. Salah satu contoh film yang menjadikan kawah putih sebagai latar belakang adalah film “Heart” yang diperankan oleh Irwansyah, Acha Septriasa, dan Nirina Zubir.

Tidak hanya sebagai ajang keromantisan, namun Kawah putih Bandung juga dijadikan ajang aktivitas menantang lainnya seperti hiking dan berkuda.
Fasilitas di Kawah Putih Bandung

Fasilitas ini disediakan agar setiap pengunjung yang datang merasa nyaman dan dapat menikmati keindahan panorama Kawah. Fasilitas yang ada sangatlah memadai, diantaranya yaitu;

1. Pusat Informasi
2. Musholla
3. Warung makan dan Restaurant
4. Toilet
5. Transportasi dari gerbang menuju lokasi
6. Area Parkir yang cukup luas

Jika anda berencana ingin berlibur ke Kawah Putih Bandung, ada baiknya mengetahui dahulu keperluan akomodasi dan juga transportasi yang digunakan, seperti Penginapan, Tiket masuk, Jenis angkutan umum, Lokasi dan lain lain. Dan dibawah ini sudah ada informasi lengkap mengenai keperluan yang harus di pertimbangkan sebelum berangkat, sehingga anda tahu berapa uang saku yang harus dipersiapkan.

 

Penginapan Kawah Putih Bandung

Untuk anda yang berencana ingin menghabiskan lebih banyak waktu dan menginap, anda tidak perlu khawatir karena di sekitar lokasi banyak sekali penginapan yang juga menyediakan fasilitas akomodasi yang dapat anda sewa.  Beberapa penginapan yang dapat anda gunakan yaitu:

~ Cimanggu Cottage Ciwidey : Jalan Raya Ciwidey Km.13, Ciwidey

~ Saung Gawir: Jalan Raya Ciwidey Rancabali Km.05

~ Villa Patengan: Jalan Raya Ciwidey, Rancanbali, Patengan

Dan banyak lagi penginapan yang lain. Untuk lebih lengkapnya tentang penginapan dan detail fasilitas yang diberikan silahkan baca disini.

Tiket masuk Kawah Putih Bandung

*Harga Tiket Masuk Kawah Putih Bandung: Rp. 20.000 (Domestik) dan Rp.75.000 (Turis asing)

Harga tersebut belum termasuk biaya parkir. Dan tarif parkir tiap tiap kendaraan berbeda beda. Berikut ini tarif parkir di Kawah Putih:
Subjek                             Harga
Parkir Atas (Mobil)         Rp. 150.000
Parkir Bawah (Mobil)     Rp. 6.000
Parkir Bawah (Motor)     Rp. 5.000
Parkir Bawah Bus           Rp. 25.000
Kebersihan Bus              Rp. 25.000
Naik ontang anting         Rp. 15.000

Keterangan: Ada dua jenis tempat parkir yang disediakan, yaitu tempat parkir bawah dan atas. Tempat parkir bawah lebih murah karena anda memarkirnya di pintu masuk gerbang dan tidak membawanya ke atas (ke lokasi kawah), kemudian anda dapat naik ontang anting untuk bisa sampai ke atas. Sedangkan apabila anda ingin memarkir kendaraan diatas (di lokasi kawah), maka tarif nya pun akan lebih mahal, seperti yang tertera pada tabel diatas.

Note: Semua harga diatas dapat berubah sewaktu waktu.

Jam Buka Kawah Putih Bandung

Banyak sahabat tabloid wisata yang bertanya, “Kawah Putih Bandung buka jam berapa?”. Baik, kawah putih buka mulai pukul 07.00 pagi hingga 17.00 sore.

Lokasi / Alamat Kawah Putih Bandung

Kawah Putih terletak di Cidiwey, Jawa barat tepatnya di jalan Soreang Ciwidey sekitar 50 km selatan kota Bandung. Lokasi Kawah Putih juga tidak jauh dari Situ Patenggang. Rute yang ditempuh untuk sampai ke lokasi juga lumayan mudah, karena banyak sekali transportasi umum yang siap mengantarkan hingga ke depan pintu gerbang Kawah Putih.

Rute Menuju Kawah Putih Bandung , Sebenarnya banyak sekali rute yang bisa ditempuh untuk sampai ke Kawah Putih Bandung, namun disini hanya akan dijelaskan rute apabila berangkat dari Jakarta.

Rute menggunakan kendaraan pribadi: Jakarta => Tol Cipularang => Pintu Tol Kopo => Soreang => Ciwidey => Kawah Putih

Rute menggunakan transportasi umum: Terminal Leuwi Panjang => Terminal Ciwidey => Situ Patenggang => Kawah Putih Bandung, Lihat Lokasi Kawah Putih Bandung di Google Map.

Tips Menghindari Praktik Pungli di Kawah Putih Ciwidey update 2018

Pesona Kawah Putih tidak pernah berhenti memukau siapapun yang mengunjunginya. Kawasan wisata alam yang terletak di Ciwidey, Kabupaten Bandung itu tidak pernah sepi pengunjung dan selalu menjadi salah satu destinasi yang wajib ditemui di antara deretan tempat wisata alam lainnya di Ciwidey.

Namun sayangnya, praktik pungli telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari geliat wisata Kawah Putih. Banyak oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi dari banjir wisatawan yang ingin menikmati pemandangan danau yang terbentuk dari letusan Gunung Patuha itu. Berdasarkan hasil kunjungan "PR", Senin, 29 Agustus 2017 yang sudah admin update kembali di tanggal ini tahun 2018, berikut adalah sejumlah fakta praktik calo dan pungli yang terjadi di Kawah Putih, Ciwidey dan juga tips menghindarinya.

Tarif Parkir Irasional

Pengelola Kawah Putih telah menetapkan tarif parkir untuk kendaraan yang mengunjungi kawasan tersebut. Tarif parkir untuk kendaraan roda 4 adalah Rp 6.000, roda 2 Rp 5.000, dan Rp 25.000 untuk roda 6.

Harga parkir tersebut berlaku untuk parkir bawah, atau parkir di area sebelum pintu masuk Kawah Putih. Untuk parkir atas atau masuk hingga ke area atas dekat lokasi Kawah Putih, diperkenankan hanya untuk kendaraan roda 4 dengan membayar tarif Rp 150.000.

Sayangnya, pada praktiknya tarif yang berlaku sangat irasional. Hal ini karena kawasan parkir, terutama parkir motor dikuasai oknum setempat. Dalam kunjungan "PR", Senin, 29 Agustus 2017, oknum petugas parkir mengenakan tarif Rp 15.000 untuk parkir satu motor. Tidak hanya itu, oknum parkir tersebut juga mengenakan tarif paksa Rp 5.000 untuk satu helm.

"Helm nya harus dititipkan, Rp 5.000 satu helm. Tidak boleh digantung di motor, sudah peraturannya begitu. Kalau tidak berkenan dititipkan, silahkan helmnya dibawa ke atas," ujar salah seorang oknum parkir.

Agar tidak terjebak pungli oknum parkir, saat memasuki kawasan Kawah Putih Anda bisa mencoba bertanya ke kantor pengelola yang ada di sebelah kiri pintu masuk. Di mana area parkir yang tarifnya sesuai dengan yang telah ditetapkan pengelola?

Jika ragu, sebaiknya tidak memarkir kendaraan di kawasan Kawah Putih. Tepat di seberang kawasan tersebut, terdapat area istirahat dengan warung-warung kopi lokal. Parkirkan kendaraan disana, kemudian berjalan kaki sedikit ke pintu masuk Kawah Putih, maka anda terhindar dari tarif parkir yang irasional.

Tiket Box Resmi

Selain tiket parkir, selanjutnya Anda harus membayar tiket masuk. Harga tiket resmi untuk memasuki Kawasan Kawah Putih adalah Rp 20.000, ditambah Rp 15.000 untuk angkutan ontang anting.

Untuk diketahui, ontang anting adalah angkutan bermuatan sekitar 12 orang untuk menempuh perjalanan ke lokasi Kawah Putih sejauh sekitar 5 Km. Wisatawan wajib menggunakan angkutan ini, karena kendaraan dilarang masuk ke area atas Kawah Putih, terkecuali kendaraan roda 4 yang berkenan membayar lebih mahal yakni Rp Rp 150.000.

Pastikan anda membeli tiket masuk ini di tiket box resmi, bukan membayar kepada calo. Para pengendara motor adalah sasaran empuk para calo tiket masuk Kawah Putih. Modus operasi mereka adalah dengan menggiring pengendara motor yang baru saja memarkir kendaraan, untuk membeli tiket di loket mereka.

Loket tiket para calo ini sebenarnya adalah pos penitipan helm. Jelas terlihat bukan loket tiket resmi, namun bagi pengunjung yang baru pertama kali datang tidak akan mengira bahwa mereka tengah berhadapan dengan calo.

Tiket box resmi berada tepat di dekat pintu masuk Kawah Putih. Jaraknya sekitar 200 meter dari lokasi parkir motor. Tiket box ini dikelilingi mobil ontang anting yang terparkir.

Sebenarnya calo tiket membebankan harga yang sama yakni Rp 20.000 untuk tiket masuk, dan Rp 15.000 untuk kendaraan ontang anting. Namun, para calo tersebut tetap mendapat keuntungan dari setiap rupiah yang didapatkannya. Besar kemungkinan, para calo bekerjasama dengan oknum pengelola.

Terlepas hal tersebut, untuk terhindar dari permainan praktik calo, sebaiknya belilah tiket di loket resmi. Imbauan untuk menghindari calo juga terpampang dalam spanduk-spanduk yang dipasang pihak pengelola. Karena praktik pungli adalah hal yang harus dilawan.

Dermaga Ponton Kawah Putih

Membayar tiket masuk seharga Rp 20.000, ternyata tidak termasuk untuk menikmati dermaga ponton yang ada di dalam Kawah Putih. Dermaga Ponton merupakan sebuah jembatan apung di tengah danau Kawah Putih, yang dapat digunakan wisawatan untuk berfoto. Jika Anda ingin menikmati dekorasi tambahan yang dibangun pihak pengelola tersebut, persiapkan untuk kembali untuk merogoh kocek sebesar Rp 10.000 yang dibayar di tempat. Di samping jalan masuk dermaga ponton tersebut, sudah ada petugas setempat yang berjaga-jaga.

Namun tidak berfoto di dermaga ponton dijamin bukan sebuah kerugian. Karena Kawah Putih pada dasarnya sudah sangat indah untuk dinikmati dari berbagai sudut, tanpa perlu ditambah dekorasi-dekorasi buatan.

 

Wisata Bandung – Kawah Putih Ciwidey update 2018

Kawah Putih adalah tempat wisata di Bandung yang paling terkenal. Berlokasi di Ciwidey, Jawa Barat, kurang lebih sekitar 50 KM arah selatan kota Bandung, Kawah Putih adalah sebuah danau yang terbentuk akibat dari letusan Gunung Patuha. Sesuai dengan namanya, tanah yang ada di kawasan ini berwarna putih akibat dari pencampuran unsur belerang. Selain tanahnya yang berwarna putih, air danau kawasan Kawah Putih juga mempunyai warna yang putih kehijauan dan dapat berubah warna sesuai dengan kadar belerang yang terkandung, suhu, dan cuaca.

Kawah Putih Ciwidey berada di kawasan pegunungan yang mempunyai ketinggian lebih dari 2.400 meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian tersebut, suhu udara di kawasan Kawah Putih tentu saja dingin dengan suhu 8 derajat Celsius sampai dengan 22 derajat Celsius, oleh karena itu jangan lupa membawa jaket atau memakai pakaian yang tebal.

Selain untuk dinikmati keindahannya oleh para wisatawan, Kawah Putih Ciwidey juga sering kali menjadi tempat kegiatan lain, misalnya pengambilan gambar film, melukis, foto pengantin, sampai dengan kegiatan mendaki dan berkuda.

Sejarah Kawah Putih

Cerita mengenai Kawah Putih bermula pada abad ke 10 di mana terjadi sebuah letusan hebat oleh Gunung Patuha. Setelah letusan ini, banyak orang beranggapan bahwa lokasi ini adalah kawasan angker karena setiap burung yang terbang melewati kawasan tersebut akan mati.

Seiring dengan berjalannya waktu, kepercayaan mengenai angkernya tempat ini mulai pudar, sampai akhirnya pada tahun 1837 ada seorang ahli botani dengan kebangsaan Jerman datang ke kawasan ini untuk melakukan penelitian. Peneliti yang bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn tersebut sangat tertarik dengan kawasan pegunungan sunyi yang bahkan tidak ada burung yang terbang di atasnya sehingga ia berkeliling desa untuk mencari informasi. Pada saat itu, seluruh informasi yang ia dapatkan adalah bahwa kasawan tersebut angker dan dihuni oleh mahluk halus.

Bagi Dr. Franz Wilhelm Junghuhn, pernyataan masyarakat setempat tersebut tidaklah masuk akal. Karena tidak percaya dengan cerita-cerita tersebut, ia pergi ke dalam hutan rimba untuk mencari tahu apa yang ada di sana. Singkat cerita, akhirnya Dr. Franz Wilhelm Junghuhn berhasil mencapai puncak gunung, dan dari sana ia melihat keberadaan sebuah danau indah berwarna putih dengan bau belerang yang menyengat.

Sejak itu, keberadaan Kawah Putih Ciwidey menjadi terkenal dan mulai dari tahun 1987 pemerintah mengembangkan kawasan ini sebagai tempat wisata yang menawarkan pengalaman unik melihat danau yang dapat berubah warna.

Cara ke Kawah Putih : Kawah Putih yang beralamat di Jalan Raya Soreang Ciwidey KM 25 berlokasi tidak jauh dari tempat wisata Situ Patenggang dan dapat dicapai dengan mudah bila Anda membawa kendaraan pribadi karena terdapat banyak penunjuk jalan. Dari Jakarta, Anda hanya perlu menggunakan jalur tol Cipularang dan keluar melalui pintu tol Kopo. Dari sana Anda harus menuju ke Soreang dan berkendara ke bagian selatan Ciwidey.

Bila menggunakan kendaraan umum, Anda dapat naik angkot dari terminal Leuwi Panjang yang menuju ke terminal Ciwidey. Dari terminal Ciwidey, Anda dapat menggunakan angkot yang menuju Situ Patenggang dan turun di depan gerbang Kawah Putih.


Fasilitas di Kawah Putih : Karena telah dikembangkan sebagai kawasan wisata, Kawah Putih mempunyai fasilitas penunjang kenyamanan berwisata yang memadai, yaitu:

1. Area parkir yang luas
2. Mushola
3. Transportasi dari gerbang depan sampai dengan kawah
4. Pusat informasi
5. Restoran dan warung makanan
6. Toilet

Harga tiket masuk Kawah Putih Ciwidey : Harga tiket masuk Kawah Putih pada hari biasa dan hari libur serta akhir pekan adalah sama yaitu 20.000 Rupiah per orang, sedangkan untuk tarif kendaraan adalah sebagai berikut:
  •     Parkir atas (mobil): 150.000 Rupiah
  •     Ontang-anting: 13.000 Rupiah
  •     Parkir bawah (mobil): 6.000 Rupiah
  •     Parkir bawah (motor): 5.000 Rupiah
  •     Parkir bawah (bus): 25.000 Rupiah
Yang dimaksud dengan parkir atas adalah membawa kendaraan Anda sampai dengan lokasi kawah, bus tidak dapat parkir di atas. Maksud dari parkir bawah adalah memarkir kendaraan Anda di gerbang masuk kemudian Anda dapat naik ontang-anting untuk menuju kawah.

Apa itu ontang-anting? Ontang-anting berasal dari bahasa Sunda yang berarti ‘mondar mandir’ dan merupakan sebutan bagi kendaraan khas Kawah Putih Ciwidey. Kendaraan ini berupa mini bus yang telah dimodifikasi menjadi terbuka dan dilengkapi dengan pengaman. Kapasitas maksimal untuk 1 ontang-anting adalah 12 orang, namun jangan kuatir tidak kebagian tempat karena ada banyak ontang anting beroperasi di kawasan ini.

Jam buka Kawah Putih Ciwidey : Tempat wisata ini buka setiap hari dari jam 7 pagi sampai dengan jam 5 sore.

Tips wisata Kawah Putih Ciwidey

Agar perjalanan wisata Anda ke Kawah Putih lebih nyaman, simak tips-tips berikut ini:

    1. Suhu udara yang dingin bukan berarti Anda aman dari sengatan matahari, gunakan sunblock sebelum beraktifitas di Kawah Putih
    2. Bila Anda tidak kuat dengan bau belerang, bawahlah masker
    3. Bila tidak mempunyai masker, Anda dapat membelinya di lokasi
    4. Jangan terlalu lama berada di kawah karena dapat membuat pernafasan Anda terganggu, Anda dapat naik sebentar ke atas dan kemudian kembali lagi ke kawah bila masih ingin melihat pemandangan Kawah Putih
    5. Bila rombongan Anda terdiri dari sedikit orang, sebaiknya memarkir kendaraan di gerbang dan kemudian lanjut menggunakan ontang-anting karena lebih murah, selain itu dengan ontang-anting Anda dapat menikmati pemandangan hutang pegunungan dengan jelas.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kawah Putih, Kawah Unik Nan Romantis Update 2018"

Posting Komentar